Uncategorized

Polres Malang Tangkap Tersangka Pengeroyokan

KICAU4D Polres Malang Tangkap Tersangka PengeroyokanAksi pengeroyokan yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial, akhirnya terungkap.

Polres Malang Tangkap Tersangka PengeroyokanAksi pengeroyokan yang sempat terekam kamera dan viral di media sosial, akhirnya terungkap.

Dari hasil penyelidikan, tim Satreskrim Polres Malang akhirnya berhasil meringkus para pelaku pengeroyokan di Jalan Raya Codo, Kecamatan Wajak, Kabupaten Malang. Video viral pengeroyokan itu beredar luar di aplikasi pesan singkat WhatsApp beberapa hari terakhir.

Baca Juga: PREDIKSI TOGEL NEW GUIENA 19 NOVEMBER 2019

Dua orang tersangka yang diamankan, masing-masing bernama Ibnu Ngatoilah (25), warga Kecamatan Bandung, Kabupaten Tulungagung dan MI (16) warga Kecamatan Kandat, Kabupaten Kediri. Adapun korban diketahui RB (20) warga Kecamatan Bantar Kawung, Kabupaten Brebes, Jawa Tengah.

Kasat Reskrim Polres Malang, AKP Tiksnarto Andaru Rahutomo mengatakan, aksi pengeroyokan tersebut dilakukan secara spontan.

“Jadi ini spontanitas, jiwa muda, menggebu-gebu sesama saling berkelompok. Tim siber kami telusuri, apakah benar atau tidak, kami koordinasi dengan Polsek Wajak, ternyata benar ada laporan. Diketahui benar ada kejadian itu, setelah acara vespa, saat pulang itu ada singgungan. Setelah gelar perkara awal, kami kerucutkan para terduga pelaku,” ujar Andaru, dalam rilis di Mapolres Malang, Senin (18/11/2019) sore ini.

Baca Juga: PREDIKSI TOGEL NEW GUIENA 19 NOVEMBER 2019

Tersangka pertama yang diamankan adalah MI. Dia diamankan saat berada di wilayah Blitar. Kemudian, polisi menggali keterangan dari MI, dan tidak lama kemudian didapat tersangka Ibnu.

Akibat pengeroyokan itu sendiri, korban mengalami luka pada bagian pelipis, kepala, lebam di wajah dan harus dirawat di rumah sakit. Kini, perkara itu dalam penanganan Unit Pelayanan Perempuan dan Anak (PPA) serta Satreskrim Polres Malang.

“Saat ini penanganannya kami tarik di Polres Malang, karena yang pertama itu sudah viral. Kedua ada keterlibatan anak dibawah umur. Masih ada PR untuk mencari pelaku yang lainnya,” tegas Andaru.

Di sisi lain, tersangka Ibnu enggan mengakui dirinya terlibat dalam pengeroyokan tersebut.

Comment here