KICAU4D – Liverpool patut waspada saat menjalani laga lanjutan Premier League yang digelar pada Kamis (17/12/2020) dinihari nanti. Sebab sang lawan, Tottenham, bertekad mencuri poin dari markas the Reds, Anfield.
Situasi Liverpool saat ini tidak begitu bagus. Jumlah gol yang diperoleh dalam lima pertandingan terakhir di semua kompetisi menunjukkan adanya penurunan dari segi ketajaman di lini depan.
Selain dari kemenangan telak atas Wolverhampton dengan skor 4-0, Liverpool hanya mampu mencetak satu gol dalam satu pertandingan. Karena itulah, mereka hanya mampu meraih dua kemenangan dari lima laga terakhirnya.
Bahkan dua pertandingan terakhirnya berakhir dengan kedudukan yang sama. Melawan Midtjylland dan Fulham dalam dua kompetisi yang berbeda, Liverpool bermain imbang dengan skor 1-1.
BACA JUGA : Berikut Hasil Drawing 32 Besar Liga Europa Musim 2020/21
Tottenham Sedang Membara
Jelas, ini bukan modal yang bagus untuk menghadapi tim sekelas Tottenham. Apalagi klub besutan Jose Mourinho tersebut sedang bagus-bagusnya, di mana mereka sedang memimpin klasemen dengan perolehan 25 poin.
Perlu diketahui juga kalau the Lilywhites hanya mampu mendulang dua kemenangan dari lima laga terakhir di semua kompetisi. Pada akhir pekan lalu, mereka meraih hasil imbang 1-1 saat bertemu Crystal Palace.
Namun Liverpool tetap harus waspada. Sebab bukannya murung, Tottenham justru sedang berapi-api setelah meraih hasil imbang melawan Palace. Seperti yang diutarakan oleh sang pemain, Pierre-Emile Hojbjerg.
“Kami tidak senang dengan hasil 1-1, tapi okelah. Itu memberikan kami bahan bakar untuk menjalani laga pada Rabu [Kamis WIB] nanti dan kami sudah siap bermain lagi,” ujarnya dalam situs resmi klub.
Tottenham Kecewa
Hojbjerg tidak menyembunyikan fakta bahwa ruang ganti Tottenham diselimuti kekecewaan pasca meraih hasil seri melawan Palace. Dan di matanya, pemandangan itu adalah pertanda bagus untuk Tottenham jelang melawan Liverpool.
“Jika anda bisa melihat ruang ganti kami setelah pertandingan, anda akan melihat sedikit perasaan kecewa, yang di mana itu bagus,” ungkap pria berumur 25 tahun tersebut.
“Itu menunjukkan bahwa kami kompetitif, dan selalu ingin bersaing dan memenangkan setiap pertandingan. Saya pikir adalah sebuah pertanda bagus kalau kami tidak senang dengan hasil 1-1.”
“Kami melewatkan hal-hal detail yang kecil, momen yang kecil, jatuh ke tangan mereka. Anda tahu, terkadang hal kecil jika disatukan bisa menciptakan satu hal yang besar. Mungkin itulah yang terjadi,” pungkasnya.
Comment here